

POLINES merupakan satu dari enam politeknik yang didirikan dengan bantuan Bank Dunia sesuai Surat Keputusan Dirjen Dikti Nomor 03/Dj/Kep/1979, bersama Politeknik di Medan, Palembang, Jakarta, Bandung, dan Malang. Pada tahun 1982, pertama kali menerima mahasiswa dengan nama Politeknik Universitas Diponegoro, membuka tiga jurusan: Teknik Sipil, Teknik Mesin, dan Teknik Elektro. Tahun 1985 dibuka Jurusan Tata Niaga, dan berkembang hingga memiliki 5 jurusan penuh. Berdasarkan Kepmendikbud Nomor 175/O/1997, Politeknik Universitas Diponegoro dinyatakan sebagai satuan kerja mandiri bernama Politeknik Negeri Semarang (Polines).
Kini Polines telah tumbuh menjadi perguruan tinggi vokasi terkemuka dengan akreditasi institusi A, serta memiliki 5 jurusan dan puluhan program studi dari jenjang D-III, D-IV, hingga Magister Terapan. Moto Polines adalah "Committed to Quality", sejalan dengan visi menjadi perguruan tinggi terapan yang diakui secara nasional dan internasional.
“Polines Menjadi Perguruan Tinggi Terapan yang Diakui secara Nasional dan Internasional, mampu Bersaing, Akuntabel, Berkarakter, dan Beretika dalam Bidang Teknologi dan Bisnis.”